Pertemuan II: Filsafat Hukum

HAKIKAT HUKUM

PERTEMUAN II: LOGIKA DAN PENALARAN HUKUM

 

Apakah yang dimaksud dengan logika dan penalaran hukum. Dapat dikatakan bahwa penalaran hukum adalah bagian atau salah satu jenis dari logika. Artinya, penalaran hukum memiliki kekhususan jika dibandingkan dengan logika umum. Namun demikian di dalam penalaran hukum pasti menggunakan alur logika. Oleh karena itu untuk memahami dan memiliki ketrampilan bernalar secara hukum pasti dibutuhkan kemampuan berlogika.

Logika secara sederhana dapat dimaknai sebagai aturan berpikir. Berpikir adalah kerja akal di mana semua manusia memilikinya. Proses berpikir tidak senantiasa menghasilkan kesimpulan yang benar, sering juga berujung pada kekeliruan. Jika sesuatu diperoleh dari cara berpikir yang tidak sahih, maka kesimpulannya pun tidak sahih. Akhirnya, pengetahuan yang dihasilkan pun tidak sahih.

Cara berpikir yang disebut logis adalah cara berpikir yang memenuhi kaidah-kaidah logika yang dibuat untuk dapat mengungkap, menemukan, dan merumuskan kebenaran. Menurut Nur Ibrahimi Logika berfungsi untuk:

1. Mengasah dan mengembangkan potensi akal.

2. Memilah pemkiran yang benar dan yang salah.

 

PENALARAN HUKUM

 

PERTEMUAN 1: PENGANTAR FILSAFAT HUKUM

PENDAHULUAN PENGANTAR FILKUM

 

PERTEMUAN 1: LOGIKA DAN PENALARAN HUKUM

PENDAHULUAN LOGIKA DAN PENALARAN HUKUM

Theories of the State: Introduction

Introduction Theorie of State

Pilpres Satu Putaran

Mekanisme penentuan calon Presiden dan Wakil Presiden terpilih diatur dalam Pasal 6A ayat (3) dan ayat (4). Ayat (3) menentukan bahwa pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang memperoleh suara lebih dari 50% dari jumlah suara sah pemilih dan sedikitnya memperoleh 20% suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari ½ jumlah provinsi di Indonesia dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden. Ayat (4) menyatakan bahwa jika tidak terdapat pasangan calon  Presiden dan Wakil Presiden terpilih, 2 pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak pertama dan kedua dipilih oleh rakyat (pemilihan putaran kedua) dan pasangan calon yang memperoleh suara rakyat terbanyak dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden.

Selanjutnya …..Pilpres 1 Putaran

PEMILU LEGISLATIF

PEMILU DPR, DPD, DPRD

SEJARAH PEMILU

SEJARAH PEMILU ind

SISTEM PRESIDENSIIL

SISTEM PRESIDENSIIL

SENGKETA KEWENANGAN ANTAR LEMBAGA NEGARA

SENGKETA KEWENANGAN ANTAR LEMBAGA NEGARA