PERTEMUAN II: LOGIKA DAN PENALARAN HUKUM

 

Apakah yang dimaksud dengan logika dan penalaran hukum. Dapat dikatakan bahwa penalaran hukum adalah bagian atau salah satu jenis dari logika. Artinya, penalaran hukum memiliki kekhususan jika dibandingkan dengan logika umum. Namun demikian di dalam penalaran hukum pasti menggunakan alur logika. Oleh karena itu untuk memahami dan memiliki ketrampilan bernalar secara hukum pasti dibutuhkan kemampuan berlogika.

Logika secara sederhana dapat dimaknai sebagai aturan berpikir. Berpikir adalah kerja akal di mana semua manusia memilikinya. Proses berpikir tidak senantiasa menghasilkan kesimpulan yang benar, sering juga berujung pada kekeliruan. Jika sesuatu diperoleh dari cara berpikir yang tidak sahih, maka kesimpulannya pun tidak sahih. Akhirnya, pengetahuan yang dihasilkan pun tidak sahih.

Cara berpikir yang disebut logis adalah cara berpikir yang memenuhi kaidah-kaidah logika yang dibuat untuk dapat mengungkap, menemukan, dan merumuskan kebenaran. Menurut Nur Ibrahimi Logika berfungsi untuk:

1. Mengasah dan mengembangkan potensi akal.

2. Memilah pemkiran yang benar dan yang salah.

 

PENALARAN HUKUM

 

Comments are closed.